Baru bbrp hari cerpen Piring dan Gelas Kosong 1 diposting, terjadi hal yg benar2 tak diinginkan olehku.
Seperti biasa pagi ini aku sarapan di Kim Teng sambil menikmati fasilitas hotspot yg ada di sana. Kim Teng adalah satu2nya kedai kopi yg memasang Wi-Fi utk pelanggannya yg memang kebanyakan org kantoran yg ingin rileks sarapan sambil surfing di dunia maya.
Baru saja selesai memesan menu, dan hendak wanti2 pada gadis pelayan utk menyediakan piring dan gelas kosong. Ternyata ada suara wanita yg mendahuluiku.
“Tolong bawakan satu piring dan gelas kosong ya mbak, dan saya juga pesan 3 mangkok bubur ayam dan 3 latte”
Dengan kaget aku menoleh kebelakang, dan mereka adalah Santi, Rini, dan Irsan yg cengar-cengir ga jelas. Ini pasti ulah Irsan, mana mungkin Rini tau kalau aku sering kesini, krn kantornya jauh sekali dari sini.
“rrrrgghhh.., awas kau Irsan. Akan kuhabisi dikau di meja bilyard malam ini” janjiku dalam hati. Kalau Irsan datang, malam selalu kami habiskan di meja billyard sambil ngobrol. Sudah tradisi bawaan dari SMA, daripada clubbing, krn aku alergi berat dgn asap rokok dan sejenisnya. Kecuali asap dari sate rusa atau gurami bakar tentunya, hehehe…
Rupanya Santi ditugasi audit ke cabang2, dan salah satunya ke kantor Rini. Sedangkan Irsan kebetulan ada urusan dgn rekanan di sini. Itulah penyebab kenapa tiga makhluk ini bisa kebetulan ada disini bersama. Dan kali ini aku tak bisa menghindar lagi dari Rini seperti biasanya, terjebak… lagi2 oleh Irsan dan Santi spt dulu… buset dah. Apalagi saat Santi meminta kartu nama, terpaksa kuberikan juga utk Rini krn tidak tega membuat wajahnya yg begitu ceria pagi ini berubah sedih spt di kantor pajak dulu. Irsan pura2 serius mengamati akuarium berisi ikan arowana di belakangnya sambil nyengir. Awas kau San…
“Lu tau ga Josh, Rini memang sengaja minta agar ditugaskan dikotamu setelah tau dariku kalau kamu disini” kata Irsan saat kekalahannya yg ketiga kali dariku di meja bilyard malam ini.
“Padahal dia ditawari posisi purchasing manager di kantor pusat Singapura” sambungnya. “Kenapa elo masih bertahan sih dgn piring kosong itu, kalau Michelle bisa turun kesini pasti dia akan marah besar melihatmu menyiksa diri begitu”
“Bukan itu San, aku tidak bisa mencintai krn rasa kasihan. Lagi pula sudah ada gadis lain yg hadir.”
“Josh…, kalo bohong yg prof. dikit lah. Piring kosong itu ga bakalan bertengger diatas meja kalau sudah ada gadis pengganti.”
“Ini serius San, gadis dari mimpi itu memang benar2 muncul, dan ada rasa indah yg sulit dilukiskan saat melihat wajah dan mendengar suaranya.”
“Ya terserah kamu Josh, pilih Rini yg sudah menyia2kan waktunya menunggumu sekian tahun atau gadis mimpimu yg belum memberi kepastian”
Dan aku baru sadar kalau sudah dipecundangi Irsan shg kalah 3 kali berturut2. Ceritanya ttg Rini memang cukup ampuh utk membuyarkan konsentrasiku di meja bilyard.
Keesokan paginya saat aku sdg bersiap2 ke kantor, sebuah sms masuk.
“Josh, udah sarapan blom? Kalo blom ke Kim Teng yuk…… #Rini “
Dan aku makin bingung, apakah memberi Rini kesempatan utk menumbuhkan rasa cinta dihati, atau mengejar sang gadis dari mimpi. Tak pernah bisa ku mengerti alasan kenapa aku begitu mencintai gadis yg muncul dari mimpi itu. I love her for no reason…, mencintainya seperti ikan yg membutuhkan air.
Ah…, andaikan pilihan itu semudah melemparkan koin dan memilih salah satu sisi yg muncul. Aku bingung harus memilih yg mana, biarlah semuanya mengalir dgn sendiri…
biar alam yg memilihkan…
setiap insan di dunia
betapa ingin mengerti
siapakah sang cinta sejati
yg tidak boleh dilukai
krn tanpa kehadirannya
terbangun malam hari akan terasa hampa
kekesalan dalam hati yg mendera
krn cinta yang kamu buat sia2
Jika ini adalah cinta
akan kupertahankan walau penuh derita
sekalipun sakit saat menahan airmata
itulah rahasia nikmatnya cinta
krn cinta kita bisa saling mengerti
berapa banyakpun hati yg disakiti
atau beribu tetes airmata menitik
di malam2 panjang penuh penantian
itu karena ada cinta dlm hati
bila kamu sudah mengerti
kehidupan yg sedang menanti
apakah bahagia yg mengisi hari
atau rasa pilu mengiris hati
tak perlu terbangun dimalam sunyi
hanya tuk memikirkan masa depan
dan tak sanggup memikirkan masa kini
karena kau punya cinta yg abadi
terjemahan yg disesuaikan dari tembang
“Perhaps Love”, Jacky Chen
Theme song dari drama musikal “Perhaps Love”




Pertamaxxx…, sequel ini sekaligus utk mengaburkan sekabur2nya batas antara fiksi dan kenyataan
hmmm…..*mbaca lagi*
sori, kafling dolo, tadi saia sfeed reading tafi belom nemuin “huruf” yang dihidden di fostingan diatas
ah ya…
dibaca berkali-kali, saia ndak menemukan keanehan dalam fostingan ini, terkecuali fada faragraf fertamaxnyah yang sefertina memang mengaburkan fiksi dan kenyataan eh? ah ya…yang jelas, fiksi atau engga, cerita ini bagoss sangadh.
.
.
*terbelalak*
arrghhh…saia komengna ko jadi ndak OOT begini!!!
kalo begidu, hettrix untuk menetralkan
racunkomeng un-OOT!!!Duh, gadis mimpi terkesan romantis tuh bro.
@Hoek
emangnya ada fetunjuk afa yg bikin baginda Hoek merasa kalo fostingan ini terkesan menunjukkan keanehan ??
dan… terimakasih utk
hetrixxpenilaiannya@Danalingga
memang iya…
Cinta memang tidak bisa di-paksa-kan meskipun Cinta itu bisa datang, kapan saja
Btw, kenapa hajar-nya kok di meja bilyard? Ndak seru, ndak ada gedebak gedebuk-nya
Wogh!
gadis dari mimpi?? Ho..?!? Saya jadi curigation
@Mus
ikat di meja, trus hajar pantatnya pake kiu wakakaka….
@tukangkopi
ey??? curigation afa bro..??
Hal yg tidak diinginkan? apakah itu?
kyknya sequelnya malah bikin ngambang deh…
Rini2.. sial bener nasib kamu harus ketemu orang yg bernama
CY eh maafJoshbtw, nice story bro…
@warnetubuntu
ngambang itu kan maksudnya bisa dilanjutin klo lagi rajin.
Rini sial? ga dong…, belum tentu musibah itu nasib buruk dan belum tentu juga ketiban rejeki itu nasib baik.
*baca sambil nelan Extra Josh*
Setuju di sini.
Jadi ingat entry di blog lama…
Sial, nama “M” itu masih ada.
Saya pikir syairnya indah benar. Ternyata hasil terjemahan. Salut sama sama Cy. Menterjemahkannya bagus.
Cerpennya kok kaya sambungan kemarin sih.
Kim teng itu di mana? Asyik tu bisa makan hotspot.
Kirain mau benaran hajar Irsan di meja bilyard, he he he. Sampai serius benar.
@Rozenesia
eh.. om Mawar, blog lama elo udah tutup ya? gw mo kupipes yg nasib buruk dan nasib baik itu boleh kan, ato kirimin aja file wordnya via YM.
Hahaha…, kan udah kujanjikan kalo si M tetap akan ada disetiap cerita. CY ga pernah ingkar janji lho
@Hanna No.13
Oh.. udah pernah denger lagunya ya Han? itu theme song Film terbaru Jacky Chen dan Takeshi kanesiro, gw lagi tunggu2 tuh release VCD-nya di rental.
@Hanna No.14
Ini memang sambungan cerpen kemarin, idenya muncul gara2 ketemu Rini aslinya di mall setelah posting cerpen yg pertama hehehe… (mudah2an dia ga nge-blog, bisa abis aku klo dia baca).
lucunya abis aku posting yg kedua ini paginya, sore2 si Irsan asli nge-bell aku. Cerpen aneh ini ah hahaha…
tinggal si “dream girl” aja yg belom nongol.
Kim Teng itu di… ehm, yg jelas bukan di Jakarta atau Kalimantan, apalagi jogja hihihi…
kalo mbaca ini… kerasa fiktifnya bozz….
*lempar CY pake meja kosong*
@celo =3
bagian mananya yg kerasa bozz..? aku kok ga ngerasa yach?
*padahal justru ini yg bukan fiktif*
Silahken. Silahkan diapa-apain deh. Ntar kalo OL bareng aku kasih. Tapi kalau masu copy-paste langsung ya silahkan.
ini bukan fiksi? fiksi ya? tapi keren juga mbak rini..
Yah.. kenyataannya milih jodoh emang kaya ngelempar koin mas.
Teorinya memang 50:50 keluar kepala atau angka. Kenyataannya bisa aja kalau lagi hoki dapat kepala terus. Tapi jangan tanya kalau lagi apes mau dilempar seribu kali juga yang keluarnya tetap aja angka.
Tapi ya itu…kalau ngga dilempar sama sekali kapan kita bisa tahu yang keluar angka atau kepala
*dari pengalaman sendiri, hehehe (sorry kalau dobel post)
@Hariadhi
Memang sih hampir sama dgn probabilitas koin. Tapi ada bbrp pertimbangan dan petunjuk2 yg berperan penting disana. Dan bagi saya sih apes belum tentu nasib buruk dan beruntung belum tentu nasib baik.
Nanti kalo ada waktu saya coba posting deh “spiritual analisis”-nya dalam menentukan mana yg jodoh seseorang. Tapi ya sebatas wacana aja sih, bukan utk di percayai bulat2 atau utk di cap sesat.
@CY,
*duduk manis menunggu “spiritual analisis” ttg jodoh*
*mata berbinar-binar*
CY : Gw dapet dari Michael Newton lho… ga takut kena hipnotis kyk yg My Hope itu??
@CY,
,
yg penting ilmunya.. bukan orangnya
hipnotis? try me..
wadew om, dah dibaca serius2, pas diliat di pjok kanan atas, baru deh ngeh….
hihihihii….
@irrrr
ngeh ttg apanya Om..?