Peringatan !!
Postingan ini merupakan cuplikan dari buku “Journey of Souls” Michael Newton Phd. Ttg contoh kasus org2 yg menemukan pasangan hidup mereka berdasarkan petunjuk2 khas yg sudah disiapkan bahkan sebelum roh turun menghuni tubuh fisik. Jadi…, bagi yg takut setelah baca jadi terhipnotis, menjadi sesat, atau terancam dibakar dlm eternal flame dianjurkan utk tidak melanjutkan.
Dan… bila sakit berlanjut jgn segan menghubungi puskesmas terdekat. *halah..*
Pasangan roh adalah teman yg dirancang utk membantu anda dan diri sendiri guna meraih sasaran yg saling menguntungkan, yg paling baik diraih dgn cara saling mendukung dalam berbagai situasi.
Membangun kontak dgn entitas yg sudah kita kenal sejak berada di alam roh, dgn berbagai wujud lahiriahnya, dapat menyenangkan atau membuat frustasi. Pelajaran yg harus diambil dari hubungan antarmanusia adalah menerima orang lain apa adanya, tanpa menggantungkan kebahagiaan kita sepenuhnya pada siapapun. Saya pernah mendapati bbrp orang yg berasumsi bahwa ada kemungkinan selama ini mereka tidak hidup bersama pasangan roh mereka, krn begitu banyak keretakan dan kepedihan dlm perkawinan serta hubungan mereka. Mereka tdk menyadari bahwa pelajaran karmik mengandung standar yg sulit, dan pengalaman cinta yg menyakitkan adalah ujian yg kita pilih dgn sukarela dlm kehidupan. Jenis inilah yg sering kali paling sulit utk dihadapi.
Apakah suatu kebetulan ESP (persepsi indra ke-enam), dejavu, atau kesinkronan, ketika waktu dan ruang yg tepat datang dan anda menemukan seseorang yg utk pertama kalinya akan membawa makna ke dalam kehidupan anda?? Adakah sebuah ingatan yg terlupa-sesuatu yg familier mengetuk pintu belakang pikiran anda?? Saya akan meminta anda utk fokus pada semua ingatan tentang perjumpaan pertama anda dgn seseorang yg penting dimasa lalu. Apa perjumpaan ini terjadi di sekolah? Apa org ini tinggal di linkungan anda? Atau ketemunya di tempat kerja atau waktu senggang? Apa yg anda rasakan saat itu?
Saya tidak berniat mengusik anda dgn kenangan indah akan perjumpaan masa lalu yg sepertinya kebetulan, namun deskripsi “kebetulan” tidak berlaku dlm kontak penting. Hal ini tdk mengurangi keromantisan dari perjumpaan itu.
Berikut ini adalah salah satu kasus yg diangkat dgn Past Live Regression yg membuktikan kalau ada petunjuk2 tertentu yg sudah dipersiapkan bagi kita utk menemukan pasangan hidup kita.
Sebelum roh kita turun dan menghuni tubuh fisik, diharuskan mengikuti semacam “gladi resik” dan di sana akan diberikan petuah2 berupa petunjuk2 yg harus diingat setiap roh utk menemukan baik rekan2 roh yg akan berperan penting dlm kehidupan karir mereka maupun roh yg akan menjadi pasangan hidup mereka.
Inilah cuplikan salah satu wawancara Past Live Regression dgn seorang subjek pada kasus ke 28
Dr. N : Hmm, aku turut senang. Sekarang ceritakan padaku, begitu kamu berketetapan utk kembali ke Bumi, adakah hal penting yg terjadi padamu di alam roh?
S : Aku harus memasuki kelas pengenalan
Dr N : Bagaimana bentuk ruang ini di matamu?
S : Ini adalah ruang observasi… bersama teman-temanku… agar nantinya aku dapat mengenali mereka.
Dr N : Apakah pembicara di sana adalah instruktur roh pembimbingmu?
S : Tidak, mereka adalah para pembisik kami
Dr N : Apakah mereka memang dikhususkan utk tugas ini ?
S : Ya, mereka menginformasikan “petunjuk” pada kami dgn berbagai gagasan yg luar biasa
Dr N : Tolong jelaskan apa yg kamu maksud dgn petunjuk
S : maksudnya adl bendera (tanda) – petunjuk di jalan hidup, yg membawa kita ke sebuah arah baru dlm kehidupan pada saat2 tertentu ketika sesuatu yg penting diharapkan utk terjadi… dan selain itu, kami harus mengetahui petunjuk itu utk bisa saling mengenali.
Dr N : Kamu melihat pasangan roh utamamu di sini?
S : (tersipu2)… ia hadir… dan ada pula roh lain yg nantinya harus aku bangun hubungan dgn-nya… atau mereka membangun hubungan dgn ku entah bagaimana caranya… merekapun membutuhkan petunjuk.
Dr N : Kurasa mereka bisa mengatur perjumpaan utk membangun hubungan cinta juga, bukan?
S : Tentu saja, tapi juga bisa utk membangun pertemanan, menyatukan org2 agar kariermu berkembang… atau semacamnya.
Dr N : Oke, apa petunjuk pengenalan yg paling penting utkmu dalam kelas persiapan ini?
S : Tawa Melinda
Dr N : Siapa Melinda?
S : Calon istriku
Dr N : Apa saja yg harus diingat ttg tawa Melinda?
S : Saat kami bertemu, tawanya akan… terdengar seperti lonceng kecil… suara denting… sulit kujelaskan. Lalu aroma parfumnya saat dansa pertama kami… harum yg sudah tidak asing lagi… dan matanya.
Dr N : Jadi, sebetulnya kamu diberi lebih dari satu petunjuk pemicu dlm hal pasangan rohmu?
S : Ya, ingatanku sdh penuh jadi kurasa, para pembisik menganggap aku membutuhkan lebih banyak petunjuk. Aku tidak mau melakukan kesalahan saat bertemu dgn orang yg tepat.
Dr N : Apa yg akan memicu pengenalan Melinda terhadap mu?
S : (menyeringai) Telingaku yg besar… saat aku menginjak jempol kakinya waktu kami berdansa… perasaan kami saat berpegangan tangan.
Ada pepatah lama yg mengatakan mata adalah jendela roh. Tidak ada satupun karakter fisik yg melebihi dampak ketika pasangan roh saling bertemu di Bumi. Kelima indra kita dapat dipergunakan oleh pembisik spiritual sebagai petunjuk pengenalan.
Dr N : Saat kamu dan Melinda hadir di Bumi dan masih muda, apa kalian tinggal berdekatan?
S : Tidak, aku tinggal di Iowa, sdgkan ia di California… Clair lah yg kukenal di Iowa.
Dr N : Apa kamu tertarik secara romantis pada Clair?
S : Ya, aku hampir menikahinya. Nyaris saja – dan itu akan menjadi sebuah kesalahan. Walaupun aku dan Clair tdk saling cocok, kami biasa pergi ke sekolah bersama.
Dr N : Walaupun begitu, kamu meninggalkan kampung halaman dan pergi ke California?
S : Ya… Clair tidak mau aku pergi, tapi orangtuaku ingin menjual rumah pertanian kami dan pindah ke barat. Aku menyukai Iowa dan masih blm rela pindah rumah serta meninggalkan Clair, yg saat itu masih SMA.
Dr N : Apa ada petunjuk jalan – atau semacam pertanda – yg membantumu mengambil keputusan ikut pindah?
S : Adik perempuankulah yg melambaikan tanda itu padaku. Ia meyakinkanku bhw aku akan mendapat lebih banyak peluang di kota tujuan orangtuaku.
Dr N : Apakah Clair termasuk pasangan rohmu?
S : (terdiam sejenak) Cenderung teman… hanya teman.
Dr N : Sulitkah meninggalkan Claire
S : Ya… bahkan lebih sulit baginya. Kami saling tertarik secara seksual di SMA. Hasrat itu tdk memiliki keterhubungan mental yg nyata… di Bumi, sulit sekali utk mengetahui apa yg seharusnya kamu lakukan dgn org lain… seks adalah perangkap yg besar… lambat-laun, kita akan saling bosan.
Dr N : Apa ketertarikan fisikmu thd Melinda berbeda dibandingkan thd Claire?
S : (terdiam sejenak) Saat aku dan Melinda bertemu di pesta dansa, aku merasakan ketertarikan fisik yg kuat terhadap tubuhnya… dan kurasa ia juga menyukai caraku memandangnya… tapi kami sama2 merasakan sesuatu yg lebih dari itu…
Dr N : Di alam roh, apa kamu dan Melinda sengaja memilih tubuh laki2 dan perempuan agar bisa saling tertarik begitu kalian terlahir di Bumi?
S : (mengangguk) hingga taraf tertentu…tapi kami saling tertarik di Bumi krn di dalam pikiran kami sudah tersimpan ingatan ttg seperti apa seharusnya rupa kami nantinya.
Dr N : Saat berdansa, apa yg terlintas dlm pikiranmu?
S : Sekarang aku sdh tau. Instruktur (roh) kami membantu aku dan Melinda malam itu. Gagasanku utk dtg ke pesta dansa muncul tiba2. Aku benci dansa krn aku ceroboh. Aku belum mengenal siapapun di kota itu dan merasa bodoh, tapi aku dibimbing utk dtg kesana.
Dr N : Pernahkah kamu dan Melinda merancang adegan dansa itu bersama dalam kelas persiapan (gladi resik) di dunia roh?
S : Ya, kami baru tau hal itu kemudian, dan saat aku melihatnya di pesta itu, semua kekhawatiranku sirna. Aku melakukan sesuatu yg tidak biasa kulakukan… aku memotong dansanya dgn seorang pria. Begitu aku memegang tangannya, kakiku lsg bergerak spt karet.
Dr N : Apalagi yg kamu dan Melinda lakukan saat itu?
S : Rasanya spt berada di alam lain… perasaan sdh tdk asing lagi ini…sgt aneh dlm dansa itu…ada pemahaman tanpa ragu bhw sesuatu yg penting sdg terjadi… bimbingan itu… kami begitu terserap dlm perjumpaan itu… jantung kami berpacu… ajaib sekali.
Dr N : Kalau misalnya kamu dan Claire mengambil jalan alternatif itu bersama, dan kamu mengabaikan pertanda yg dilambaikan oleh adikmu shg bisa berjumpa Melinda, apakah kehidupan itu akan berantakan?
S : tidak, tapi dibilang baik juga tidak bisa. Walau hanya ada satu jalan hidup utama yg kita pilih sebelumnya, alternatif selalu muncul, dan kita belajar dari alternatif itu juga.
Dr N : Dlm hidupmu pernahkah kamu melakukan kesalahan dan memilih jalur yg salah serta melewatkan pertanda yg dilambaikan?
S : Pertanda selalu diberikan. Tapi, terkadang aku sendirilah yg menolak… kehendak hatiku. Ada masa2 dlm hidupku saat aku berganti arah krn terlalu banyak berpikir dan beranalisis. Atau, aku tdk berbuat apa2 krn alasan yg sama.
Dr N : Oh, jadi kamu bisa saja melakukan sesuatu yg beda dari yg sdh direncanakan di alam roh?
S : Ya, walau tidak akan membawa hasil yg positif…setidaknya kami diberi hak utk mengabaikan pertanda yg diberikan.
Cut… sampai disini…
Berikut ini akan saya tuliskan pengalaman pribadi Dr. Michael Newton dlm menemukan istrinya Peggy :
Saya diberi tiga petunjuk spesifik utk membantu menemukan istri saya. Sewaktu membolak-balik majalah Look saat remaja, saya melihat iklan Natal utk jam tgn Hamilton, yg modelnya adalah seorang wanita cantik berambut hitam dan gaun putih. Teks iklan itu berbunyi “teruntuk Peggy”, krn model itu membawa sebuah jam tangan hadiah dari suami imajinernya. Suatu sensasi aneh merasuki diriku, dan saya tdk pernah dapat melupakan nama atau wajah itu. Pada hari ultah yg ke-21, saya menerima hadiah jam tangan ber merk serupa dari seorang bibi tercinta.
Ketika kuliah di Phoenix bbrp tahun berselang, saya mencuci setumpuk pakaian putih pada hari sabtu. Tiba2 saja, pemicu pertama aktif dlm pikiran, disertai pesan, “inilah saatnya menemui wanita bergaun putih” Wajah dlm iklan jam tangan Hamilton terus terbayang, sekeras apapun saya mencoba mengusirnya. Saya berhenti menatap jam tangan Hamilton saya dan mendengar perintah, “berangkatlah”. Saya memikirkan siapa gerangan yg berpakaian putih. Seolah sdg terobsesi, saya mendatangi rumah sakit terbesar di kota itu dan bertanya apa ada perawat yg nama dan ciri2nya cocok.
Saya diberitahu mmg ada seorang perawat dgn nama dan ciri2 spt yg saya gambarkan, tapi ia sdg tdk mendapat sif jaga. Saat melihat perawat itu, saya terkejut oleh kemiripannya dgn gambaran yg ada di pikiran saya. Perjumpaan itu canggung dan memalukan, tapi kami lalu duduk di lobi serta mengobrol tanpa henti selama 4 jam, bagai dua org teman lama yg sudah lama tak berjumpa. Saya menunggu sampai kami menikah, sblm menceritakan padanya alasan saya mendatangi rumah sakitnyadan ttg petunjuk yg diberikan pada saya utk menemukannya. Saya tdk mau ia sampai menganggap saya gila. Baru dikemudian harilah saya tau, bahwa dihari perjumpaan pertama kami, ia berkata pada teman2nya yg takjub, “Aku baru saja bertemu pria yg akan kunikahi.”
Nah… sampai disini saya akhiri dulu krn sdh kepanjangan postingannya. Bagi yg mau melanjutkan silahkan beli bukunya di Gramedia. Dan, terimakasih bagi teman2 yg sdh berkenan membaca sampai selesai walaupun sambil terkantuk2 hehehe…
Saran saya bagi mrk mengenai perjumpaan yg berarti adalah jgn terlalu melogiskan peristiwa yg terjadi. Sebagian keputusan terbaik kita berasal dari apa yg kita sebut sebagai insting. Ikuti kata hati anda. Manakala sebuah peristiwa khusus dimaksudkan utk terjadi dlm kehidupan, biasanya peristiwa itu akan benar2 terjadi.




saya ga dapet tanda-tanda itu
i just knew it’s PERTAMAX!
Keduaxxx…
@caplang
mungkin anda krg awas, atau anda memang memilih jomblo waktu mo turun hehehe…
Aku tidak pernah menerima petunjuk apa-pun, dan meskipun aku menerima-nya aku tidak tahu apa-kah itu petunjuk atau bukan. Ada solusi bro?
@Mus
kalau sdh tiba saatnya, semua akan mengalir sendiri tak terbendung.
hmmm…*elus-elus jenggodh*
hmmm…
“Saran saya bagi mrk mengenai perjumpaan yg berarti adalah jgn terlalu melogiskan peristiwa yg terjadi. Sebagian keputusan terbaik kita berasal dari apa yg kita sebut sebagai insting. Ikuti kata hati anda.”
hmm…kalo begidu, begimana dengan fertemuan kita kawand? kyaaa…..*tersifu-sifu*
saya mendapat petunjuk……. bahwa dia adalah….. dian sastro… *keluh*
btw, tapi saya sering mengandalkan intuisi untuk memilih sesuatu, misalnya ke toko buku.. saat kesana saya bener2 tidak tahu apa yg akan saya cari.. saya hanya merasa kalau saya harus ketoko buku.. saat ditoko buku celingukan.. jalan kesana kemari.. eh tahu2 sudah 5 buku ditangan…
kira2 mirip kyk gini gak ya
Hmm..ini topik yang sangat menarik bro. Kemaren2 gw nanya ke seseorang:
Gw : Gimana caranya kita tahu cara mengarahkan hidup kita?
Dia : Kita harus tahu siapa diri kita dulu.
Gw : Gimana caranya kita mengenali diri kita?
Dia : Diri kita yang sesungguhnya adalah ruh. Sesungguhnya ruh itu sudah tau arah yang dituju. raga ini hanya mengikuti saja. Jadi kalo kita sudah bisa mengenali ruh kita dan menyatukannya dengan raga maka hidup akan terarah dengan baik.
Gw : Gimana caranya kita mengenali ruh kita?
Dia : Syariat agama adalah latihan untuk menuju kesana..
Ya begitulah…
@Hoek
fertemuan kita? pasti sdh diatur sebelum turun ituh… *tersipu2 juga*
*injek2 Hoek*
@warnetubuntu
ya.. ya.., betul, kira2 spt itu. Tapi kalau dihubungkan semua pasti ada benang merahnya. Kalo tanpa benang merah berarti bukan.
@tukangkopi
tumben ga ngeledek
ya…, agama merupakan salah satu sarana agar tdk keluar jalur dan nabrak sana-sini, dgn syarat jgn terlalu fanatis krn akan membutakan insting.
mungkin gak.. kita memlilih soulmate kita.. tapi tidak sebaliknya..
, kyk misalnya ruh saya milih soulmate dian sastro tapi tidak sebaliknya..
*padahal dia yg rugi loh*
bisa dijelaskan maksud benang merah itu bro?
mungkin saya kurang waras
yg pasti kejantanan saya sudah terbukti
@warnetubuntu
ya kira2 spt pengalaman Dr Newton dlm menemukan Peggy istrinya. benang merahnya kan merk jam tangan dan gaun warna putih yg tetap muncul di setiap even.
*hehehe… lama2 CY jadi konsultan spiritual khusus nyari jodoh nih*
@caplang
kurang awas, bukan kurang waras.. tuh kan buktinya kalo kurang awas…, salah baca awas jadi waras hahaha…
hayoo… sering belah duren berarti hihihi…
btw, CY pernah baca novel karangan james redfield yg judulnya celestine prophecy? saya baca terjemahan indo-nya… mungkin se ide dengan yg diatas.. jika kita merasa banyak sekali mengalami kebetulan2, maka bisa jadi disebabkan karena tingkat spiritual kita yang meningkat…
CY : Thanks utk ide bacaannya bro.., ntar pulang gw coba cari di Gramed
Kelima indra kita dapat dipergunakan oleh pembisik spiritual sebagai petunjuk pengenalan.
Saya setuju dengan yang ini, bro.
@Hanna
lagi
ngobrol dgn pembisik spiritualbersemadi ya Han?Insting, feeling, naluri, atau apalah kadang juga bisa salah lho, CY. Ikuti kata hati… itu yang selalu kita ucapkan. Saya setuju-setuju saja, ada saatnya saya tidak setuju. Sejauh hati kita masih berjalan lurus-lurus saja maka ikutilah. Kalau sudah berbelok entah kemana, maka lawanlah kata hati itu. Setuju ga, sobat?
Lha, ternyata kamu lagi online. Feelingmua hari ini mantap sekali, heheheheh.
CY : hehehe… tiap hari juga Onlen, cuman kdg ditinggal keluar klo pas ada penting
@Hanna
setuju Han, kan kita masih dibekali satu senjata pamungkas lagi yaitu “otak” utk menganalisa ada tidaknya benang merah penghubung dari setiap kasus. Kalo ga ada kaitan sama sekali berarti cuma ilusi kita saja.
Pintar sekali…
CY : Thanks atas pujiannya… *jadi malu* hihihi
Ooooo, saya baru ketemu hari ini, hehhehheheeh. Senang deh. *Salaman*
CY : *salaman juga*
Fyuuhhh… Akhirnya selesai juga… Bacanya kemaren, tapi bersambung ke hari ini.
Semoga tidak ada bisikan setan yang menyamar jadi kata hati, nanti bisa-bisa saya dibakar di eternal flame…
@Rozenesia
lha… ente bukannya udah pesen tempat barbeque di eternal flame??
huhuhu keren, jadi pengen percaya
Setuju “keputusan terbaik berasal dari insting … ”
-Ade-
Punya pacar baru ya mas? terus kapan glady resik nya? … koq milih soulmate pake glady resik sih? emang bisa yah …
-Ade-
CY : Iya, baru 2 bulan…
, itu maksudnya sblm terlahir kedunia diharuskan ikut sesi terakhir di ruang observasi di alam roh, hanya utk mengingatkan kembali, dan disana emang udah ditentukan siapa yg bakal mendampingi…
Hetrixxxx … membalas hetrixx CY di rumah Ade.
-Ade-
[...] naif terlalu lama meng-ungkap-kan ke-resahan-ku kepada-nya. Padahal kami ter-nyata ber-jalan di-tengah petunjuk-petunjuk yang seharus-nya menuntun kami sejak awal. Dan meskipun kami terlalu menahan diri untuk tidak [...]
waw, sepertinya saya harus lebih waspada terhadap yang namanya kebetulan….
Tar kalo ke gramed nyomot ah.
interesting …