Ada teman bertanya kenapa nabi cuman laki2? Akhirnya saya tau kenapa nabi cuman laki2. Saya dapatkan jawabannya dari blog yang satu ini. Kok bisa begitu? Gini penjelasannya, otak lelaki dikatakan tersusun seperti kotak2 yg tidak saling menyentuh satu sama lain. Dan ada satu kotak yang kosong. Pada setiap kesempatan, pemikiran lelaki lebih suka untuk selalu berada di kotak kosong tersebut. Kita tau bila meditasi untuk mencapai pencerahan, perlu untuk mengosongkan pikiran. Pilihan paling ideal adalah jenis manusia yang otaknya memiliki “empty box” state. Dan itu adalah lelaki.
Coba anda prediksi berapa lama waktu yang diperlukan untuk mencapai pencerahan dan mendengar bisikan Sang Pencipta, bila konfigurasi otak yg bermeditasi adalah otak perempuan, otak perempuan seperti kabel2 terhubung satu sama lain dan senantiasa berinteraksi…. buzszztztztztztztzztssztsztszts… bagian2 otak perempuan yang setiap saat saling terkoneksi dan mempengaruhi satu sama lain ini…. digerakkan oleh energy yang dinamakan EMOSI… dan ketika EMOSI sudah terlibat… mereka cenderung untuk mengingat2 hal2 yang sepele selamanya… tulisan yg bold saya copy paste dari http://sillystupidlife.wordpress.com agar tidak menghilangkan kesan originalnya (dan saya masih ngakak saat kopi paste ini) hehehe…
Dengan susunan otak wanita, jangankan bisikan Sang Pencipta, bahkan berteriakpun sulit terdengar dengan fokus. Mungkin mereka akan bingung apa maksud Sang Pencipta krn cenderung dikaitkan sana-sini. Makanya Sang Pencipta pun memilih lelaki sebagai media untuk menerima wangsit dari Nya. Disamping hemat waktu, wangsit yang diterima pun dapat dipaparkan dengan fokus tanpa ngalor ngidul ngait sana-sini hehehe…
Eits… para wanita jgn ngamuk2 dulu… ini hanya humor kok, bukan analisa serius. Bolehkan menuangkan pikiran2 gila saya di blog sendiri? :lol:
Ingat gak saya pernah tulis di “Pedasnya Hidup”, dlm dunia ini hanya ada 2 pilihan utama dan keduanya saling berkaitan satu sama lain, yang pertama tak ada maka yang kedua juga sirna. Demikian juga dengan lelaki-perempuan. Tanpa lelaki tak ada perempuan, dan tanpa perempuan.. lelaki hanya illusi (mo lahir darimana coba?? dari Hongkong??).
*Samakan score 1-1 antara pihak lelaki dengan perempuan*




WAKAKAKAKAKAKAKAKKAKAAKKAKAKAKA…
gue ngakak aja deh bacanya…
Peace mannnn…
selamat pagi, semoga hari ini menyenangkan untuk kamu
CY : Peace juga sis…
Jadi menurut anda laki2 otak lelaki dikatakan tersusun seperti kotak2 yg tidak saling menyentuh satu sama lain,tidak banyak embel2.Lelaki dapat menyampaikan wangsit yang diterima dan dapat memaparkan dengan fokus .
Yang menjadi pertayaan saya knapa dalam agama budha(atau kepercayaan kepada leluhur sy tidak tahu apa persisnya namanya) lebih banyak dewi atau perempuan yg menjadi orang2 suci?
CY : Sang Buddha Sakyamuni bukannya lelaki juga?? hihihi… Sedangkan dewi-dewi dalam kepercayaan Konghucu kebanyakan karena berjasa besar bagi manusia maka diangkat sebagai dewi.
btw, jgn terlalu serius yach ini kan cuman humor hahaha…
Kirain alasannya karena kalo perempuan maka menjadi istri nabi. Eh, ternyata soal otak otakan.
Duh, ketelan masih nih.
Yang saya tahu otak laki2 penuh fantasi s*x … tapi yang jelas bukan otak nabi yang penuh dengan itu
CY : Tapi kelebihannya ada “Empty box” state itu loh, jadi pas lagi meditasi ga terganggu. Kalo perempuan kan think about Evvvvvrything…. *ngakak teringat cara Mark Gungor mengucapkannya*
postingan ini juga menjelaskan kenapa saya cenderung mengingat-ingat hal sepele yang membuat saya sakit hati
Dunia ini memang serba berbau laki2. Seorang wanita berkarier polisi masih di sebut Polwan bukan Polwati.
Begitu juga gak ada sebutan seniwati, padahal orang ber seni tersebut ,jelas 2 seorang perempuan.
CY : Tapi, tak ada lelaki kalau tanpa wanita kan hihihi…
wakakaka…ada betulnya tuh hiyahahaha…
*sedikit gak rela kenapa cewek ga bisa jadi nabi*
ya kalau menurut saya sih, yang menulis tentang nabi-nabi zaman dulu kebanyakan laki-laki, kalau lebih banyak perempuan pasti ceritanya lain..
CY : Hahaha… bisa-bisa kitab suci bukan cuman satu tapi bersambung sampe 7 jilid ah hahhahah… *ups sorry mbak2, nona2, cuman guyon kok*
Menurut saya kenapa Nabi itu semuanya laki-laki, bukan karena faktor otak, karena fungsi nabi adalah penyampai wahyu, sebagai transper energi Ketuhanan, jadi kebenaran dari Ilahi itu bukan turun lewat Otak tapi dari Qalbu..
Nabi itu laki-laki disebabkan karena secara kerohanian laki-laki mempunyai banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh wanita,
Menurut Al-Qur’an Dalam wajah Nabi itu ada wajah Tuhan lho…. kan repot kalau Tuhan bertajalli dalam diri wanita dan dijadikan media untuk komunikasi dengan Tuhan, malah orang jadi terangsang
sori ya kalau komentarnya berbelit-belit.
Coba baca : http://sufimuda.wordpress.com/2008/06/24/nur-muhammad/
CY : secara kerohanian laki-laki mempunyai banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh wanita nah… metode pemindaian otak secara box-box itulah salah satunya hehehe… , gpp, ini cuman guyon kok..
Apa harus salahkan Tuhan menciptakan otak wanita seperti itu?
CY : Ngga dong, itu kan maksudnya supaya perempuan dan laki2 saling melengkapi. Teamwork gitu loh…
wah untung saya tidak lahir di Hongkong