Ketika membaca ttg robot Aiko di blog Kweklina. Terbaca komentar seperti ini :
gimana pun juga dia hanyalah robot yang diciptakan oleh tangan manusia – yang tak lepas dari ketidaksempurnaan.
Sesempurnanya karya cipta manusia tak akan ada yang menyaingi kesempurnaan ciptaan Tuhan.
Apakah anda menemukan kontradiksi di kalimat tersebut? Ya, saya menemukannya (ya iya dong, kalo ga masa dibuat postingan *halah*). Katanya (juga pendapat umum) robot itu tidak sempurna karena diciptakan oleh manusia yg notabene tidak sempurna. Kemudian katanya lagi (juga pendapat umum) tak ada yg menyaingi kesempurnaan ciptaan Tuhan.
Jadi intinya, sesuatu entitas yang tidak sempurna otomatis akan menghasilkan ciptaan yang tidak sempurna juga.
Secara umum orang akan berkata Tuhan itu sempurna, berarti semua ciptaannya sempurna, tapi orang2 juga berkata manusia itu tidak sempurna. Kalau kita urut kebelakang, berarti manusia yg hasil ciptaan Tuhan tidak sempurna. Artinya Tuhan juga tidak sempurna krn produknya tidak sempurna. Lha gimana tho?? Ada yang bisa menjawab??
*Dikemplang para pembela Tuhan*




pokoknya™ manusia itu ga sempurna!
btw, apa kabar, bro?
CY : Baik2 aja bro..
Dear Ko CY,
Dear all brothers and sisters…,
Salam Hormat untuk Anda semuanya… ,
Ko CY, anda sudah lama tidak nampak di blog saya, lagi ja’im atau memang udah gak mau kenal lagi ni ? Sombong ah, hehe…:D
*Tuhan menciptakan manusia, atau,
Manusia menciptakan Tuhan ?*
( Kapan Tuhan menciptakan manusia ? Kalau manusia menciptakan Tuhan, adalah sejak manusia diliputi ketakutan-ketakutan, pertanyaan-pertanyaan yang memusingkan otaknya, dan keinginan untuk memuaskan hasrat2nya, maka kemudian terciptalah “DIA” . …, eitss, kabur dulu ah…, dadah! )
Salam Damai dan Cinta Kasih,
“Semoga Semua Makhluk Tiba Saatnya Meraih Kebenaran dan Kebahagiaan Sejati!”
http://ratnakumara.wordpress.com/buddha/samadhi/latihan-memurnikan-pikiran/sepuluh-10-anussati-bagian-i/
CY : Waduhh…, wong hampir tiap hari mampir ke blog-mu bro, cuman ga sempet koment krn lebih konsen ke baca artikel. Artikelmu kan “berat2″ bro. Jadi mesti baca total baru boleh komen hahaha…
Saya datang juga Nih, ko…sudah lihat 3 kali postingan ini.
Komentku nyusul ya…
Pernyataannya telah menempatkan Tuhan menjadi tidak sempurna. Sebuah ironi, karena pernyataan tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk menyatakan betapa hanya Tuhan yang sempurna.
CY : Dan.. produk dari sesuatu entitas yg sempurna harusnya sempurna juga, kecuali memang produknya disengaja tidak sempurna.
Berarti elo yang salah tangkep. Makanya kalo mikir jangan dalem-dalem. Hi Hi Hi
saya bingung… otak saya yang tidak sempurna ini tetap percaya kalau kesempurnaan itu hanya milik Tuhan semata…
CY : Nah, kembali ke pertanyaan awal, bagaimana Tuhan yg sempurna itu bisa menciptakan otak yg tidak sempurna ?? Bingung kan??
Manusia sempurna di mata Tuhan.. manusia menjadi tidak sempurna karena dipandang oleh mata sesamanya.
Hi CY.. pa khabar?
jadi nggak enak sendiri karena udah lama nggak kesini
CY : Gpp kok mbak, mungkin sibuk… krn saya sendiri juga sibuk sehingga jarang update heheh…
“Manusia menjadi tidak sempurna karena dipandang oleh mata sesamanya”. Disini tersirat bhw mata sesamanya tidak sempurna sehingga memandang yg sempurna menjadi tidak sempurna, kalau loop-nya diteruskan berarti sesamanya (yg juga manusia) itu tak sempurna. Jadi bingung nih mbak …
[...] manusia, robot, tuhan Menjawab pertanyaan CY terkait robot Aiko, apakah “Manusia, ciptaan Tuhan yang sempurna atau tidak??“, Saya punya beberapa versi [...]
Manusia sempurna di mata Tuhan.. manusia menjadi tidak sempurna karena dipandang oleh mata sesamanya”
atau bisa berarti standart sempurna manusia lebih tinggi daripada tuhan . .wahahaha
CY : Iya juga ya, memang bahasa ini bisa menjebak hahaha…
Seharusnya ciptaan yang harus sempurna bukan syarat bagi yang sempurna. Istilahnya: suka suka yang nyiptain dunk.
Sampeyan kog beralih ke agnostik ?? hehe…
CY : Apa kriterianya kok sampeyan bisa bilang saya agnostik? hahaha…
sebenarnya aiko adalah kesempurnaan bagi penciptanya (untuk saat ini)
karena keingin tahuan yang semakin terasa kurang membuat manusia merasa tak sempurna.
Rasa tidak puas, akan pengetahuan, keadaan, sesuatu yang membuat manusia terus mencari dan mencari sebuah kesempurnaan.
Tapi dari fisik, manusia, sudah sempurna… dari pohon, binatang dll
Dari saya…dalam segi kecantikan dan kecerdasan sosok aiko sudah sempurna, apalagi menurut penciptanya.
Sempurna pun tak memiliki batasan…
sempurna dibidang ini, di bagian itu …dibandingkan dengan ini ataupun dibandingkan dengan itu.
karena tak ada standar dan ukuran yang membuat kita sulit menentukan sempurna.
mau dibandingkan ataukah ada ukuran, kwalitas, dll…
kalau kita sudah mampu untuk menentukan standar dan ukuran serta jenisnya…pasti ada yang sempurna, ada yang kurang…ada yang baik, ada yang buruk…
*coba lihat sebuah pabrik…apakah semua keluaran dari pabrik itu sempurna…ada juga yang gagal, cacat dll…apakah pabrik yang salah?
* sanggupkah anda menjelaskan rasa sakit dicubit ? ayo…coba jelaskan…
begitu juga kata sempurna sulit dijelaskan.
* tak perlu saya ketemu langsung dengan anda, baru tahu kebaikanmu, ….begitu juga antara saya dengan Tuhan.
hehehe…
Dia akan ada jika kita anggap ada, dan tidak ada jika kita anggap tidak ada.
sesuatu akan kita sempurna jika kita anggap sempurna, dan gagal jika kita anggap gagal.
*serius koment…kabur ah… entar diketok palu…
*
CY : Wah, Aling udah tambah pinter berfilosofi. Ada yg pernah bilang “kesalahan adalah awal menuju kesempurnaan”
Sempurna?
Kalo (saya) sudah merasa sempurna, hidup udah perfect… apa rasanya tidak akan menjemukan ya?
Ketidaksempurnaan itu bisa jadi berkah tersendiri. Jadi ingat ucapan Achilles di cerita Troya, saat “menghasud” Briseis begini:
Dan itu memang ketidaksempurnaan yang menyenangkan bukan?
Sori..bro…
Sempurna itu apa?
Setahuku…programnya berjalan dgn baik…
atau juga balance…atau seimbang…
Tanpa ada negatif ,positif takkan jalan..dst
Meliat kehidupan dunia ini atau alam ini yang udach sekian lama.
Apa tak dibilang sempurna…
Kalau robot yang dibikin tak menjalankan programnya…
itu bisa dinamakan rusak or boleh juga tak sempurna atau masih jauh dari kesempurnaan de el el.
buat makhluk :
Setiap kekurangan ada kelebihan…begitu juga sebaliknya.
kekurangannya untuk mengimbangi kelebiahannya…
kalau kelebihan apa dibilang sempurna???
sekian dulu ntar nyambung lagi …
sebenarnya manusia adalah ciptaan Tuhan paling sempurna. mengapa? karena kita semua dibuat segambar dengan diriNya. saat kita dibentuk Tuhan memikirkan setiap detil yang ada di tubuh kita.
cth, kita dikasih 2 kuping dan 2 mata satu mulut buat apa? buat kita lebih bisa mendengar dan memerhatikan sekitar kita daripada kita lebih bnyak omonbnya.( ini cuma persepsiku).
dan pertanyaan kamu adalah manusia kan gag sempurna? berarti secara gag langsung Tuhan juga gag sempurna dunn..
menurutku itu adalah sebuah pernyataan seseorang yang belum mengerti hidupnya untuk apa dan buat siapa( gag bermaksud offense, cuma buat renungan ajah)..
yang membuat kita gag sempurna adalah dosa kita sendiri. karena sejak aku lahir aku adalah seorang yang sempurna di mataNya. tinggal seiring berjalanya waktu saja mau kita isi apa diri kita. di isi dosa yang penuh dengan kekurangan. atau kasih yang penuh dengan berkat.
makasihh buat postingnya.
CY : Sesuatu ciptaan yg sempurna tak akan berbuat salah/error (dlm hal ini dosa). Bagaimana anda bisa bilang yg membuat kita tak sempurna adalah dosa kita?? Sempurna adalah tetap dari awal sampai tak terbatas, kalo di tengah interval tersebut ada dosa yg membuat tak sempurna berarti entitas tersebut bukan sempurna krn masih bisa di distorsi . Silahkan direnungkan kembali masak2 (tapi jgn sampe gosong…)
Btw saya cukup mengerti hidup saya untuk apa dan buat siapa hehehe…
Saya sependapat dengan “gorynigga”
“yang membuat kita gak sempurna adalah dosa kita sendiri.”
jahaha.. mapp nih jadi gosong benerann.. mungkin bisa sesuatu tsbt sempurna dari awal sampai tak tbatas, tapi benda yang stack .. jahaha..(pizz gag menyulut perdebatan hanya komentar dari anak muda yang mencari jati dirinya)..
waw, hebat selama aku berpikir sampai saat ini aku belum tau hidupku untuk apa n buat siapa..
bisa ngasih saran??
CY : Hehehe…, kalau anda bilang sesuatu yg sempurna dari awal sampai tak terbatas adalah benda yg stack…, maka Tuhan yg di klaim sempurna dari awal sampai tak terhingga adalah stack juga. Nah lho ???
nah lhoo,,bukanya Tuhan memang gag pernah maju dan gag pernah mundur. ngapain juga Dia maju mundur kalo memang Dia sudah tahu akan semua ini ( its all about His plan)..
yahh,, kalo mau didebatin mah gag ada habisnyaa mending kita sekedar merenungkan saja. tapi Tuhan setelah abiz buat nih dunia n kita-kita enih, Dia tuh ngomong “Aku melihat bahwa semuanya itu baik”.. nah ntuu dyaa daahh ukuran baiknya Tuhan kayak gimana om?
btw, header ayuminya cantik banget daahh, yang yui ada ga?? hehe..
**gosok-gosok mata baru bangun**
hhhhaalooouuwww..
mudahan mudahan kamu mengingatku Bro !!
lama ga ON..
mm.. pertanyaan mu di tulisan ini, saya melihatnya sebagai
kegelisahan terselubung.. yang menghampiri filsafat-nya
Friedrich Nietzche.. over all “tuhan telah mati”..
begitukah ..?
and.. BTW, jika kesan itu yg hendak di bangkitkan dalam diri setiap komentator, tentu saja anda mendapatkan “tuhan” mereka.
jika menemukan, berhentilah bertanya,
jika belum teruslah menulis.
saya pribadi takut terhadap manusia, krn segala potensi ketuhanan ada dalam dirinya.
sekaligus tidak takut, karena manusia masih punya kasih sayang dan kebodohan.
ohh.. mai gat..
kt telah membicarakan yang tak terbicarakan.
–semakin menunjukan kerugian kita..
begitu kan ?
*salam — baru bangun*
galeter
http://www.galeter.wordpress.com
CY : Sebenarnya bukan berbentuk “Tuhan telah mati”, akan tetapi lebih ke “benarkah Tuhan yg menciptakan manusia??”
ruginya dimana bro?? Bukankah menambah pengetahuan, kalo sekedar klaim sesat ya biarlah itu… sesat itu kan relatif.
wah keren juga bisa menemukan kontradiksi itu.. iya sangat kontradiktif bro
Tes tes,,, masih hidup ta?
CY : Tes tes,,, masih kok, hanya lagi super sibuk
adanya tuhan itu bukti tidak sempurnanya manusia
perlu diangankan suatu entitas super
CY : Ya, manusia yg sudah menemui jalan buntu dari permasalahan sehingga butuh entitas super utk membantu. Ataupun malas menggunakan akal dan mau instan aja, sim salabim semuanya beres dgn kuasa tuhan.
Ko CY,
Saya ada artikel baru yang menarik,
Sempetin maen2 ke rumah saya ya!
Tentang “Penyembah Berhala!”
Salam Penuh Cinta Kasih… ,
http://ratnakumara.wordpress.com/2009/04/09/kamulah-yang-menyembah-berhala/#comment-574
CY : Wah, “hot” tenan judul postingannya bro hahaha….
Hehehe… Kasih komentar dong….
Dear Ko CY,
Enggak, enggak mau pindah kok…,
Hanya menjajaki kemungkinan mempunyai dua blog
Tapi, jikalaupun suatu saat blog-ku “parinibbana”, kan gak wajar tuh bro
Lalu sudah merealisasi Nibbana sempurna di blog ‘upasakaratanakumaro’ *hahahahahaha* ( Masak parinibbana kok terlahir lagi di blog satunya ya bro!
)
Eits, salah ketik…,
Tapi, jikalaupun suatu saat blog-ku “parinibbana”, kan wajar tuh bro
CY : Hahaha… blog juga bisa parinibbana ya, bro ini aya2 wae… Jadi yg baru itu maksudnya setelah terlahir ke surga Sukhavati ya
sempurna dan tidak sempurna…
hidup dan mati….
mati dan hidup….
hidup dalam mati….
mati dalam hidup….
mati dalam mati….
Hidup dalam HIDUUUP….
waaaaaaaaah…..
bolak balik aja….
sama sama aja….
berjalan dalam DIAM….
Diam dalam berJALAN….
hmm…
Bergerak tapi tidak Bergerak….
Bekerja tapi tidak Bekerja….
Berkarya tapi tidak Berkarya….
weleh weleeeeeh….
akhirnya…..
Bingung tapi tidak Bingung….
balik lagi yaaa…..
AYA AYA WAEnya….
——
Salam Sayaaaang
OON sur OON……
Hi Brother Boed..;)
Nongol disini juga Bro ? hehehehehhh…ehekk…ehekkk…
Baru nyadar aku , ternyata dulu sudah pernah komentar