Feeds:
Pos
Komentar

Saya mendapat email dari milis, tentang sebuah pengabdian pada tugas dan kwalitas pelayanan yg menurut saya juga “sangat prima”. Karena itu yang bersangkutan pantas mendapat penghargaan dgn di populerkan kemana2 melalui artikel maupun email. Minta ijin dimuat gambarnya ya Mbak Dhayu… demikian juga mbak Ida yg sudah berinisiatif utk memberi sekedar tips berupa cake istimewa.   😀

Begini ceritanya …  Lanjut Baca »

Melampaui Ketidak-adilan

Kisah nyata ini saya kutip dari blog Bhante Nyanabhadra karena luar biasa, saya kagum sekali atas ilmu pengendalian diri tingkat tinggi yg dimiliki Avalokiteshvara Kinh Tam. Kiranya bisa menjadi teladan bagi kita semua dijaman yg makin semrawut dan penuh emosi yang meledak-ledak ini. Mari kita mulai…

Ada seorang anak perempuan kecil bernama Kinh, dia lahir di Vietnam utara zaman dahulu. Orang tuanya berharap kelahiran seorang pria, namun yang lahir adalah perempuan, walaupun demikian mereka tetap bahagia dan memberikan nama kecil Kinh kepadanya. Kinh berarti “respek, yang disanjung tinggi”. Sebuah nama indah. Anda menghormati orang lain, binatang, termasuk menghormati kehidupan tumbuhan dan mineral. Menghormati kehidupan, menghormati kehidupanmu juga kehidupan mereka dekat denganmu. Kinh seorang perempuan cilik cantik, seperti setangkai bunga. Kinh sering bersama ibunya berkunjung ke wihara dekat desanya untuk memberikan persembahan bunga teratai kepada Buddha dan mendengarkan ceramah dharma yang diberikan oleh biksu. Kinh senang mendengar dharma.

Kink punya niat besar untuk menjadi biksu, karena dia melihat bahwa biksu hidup bahagia dan bisa menolong banyak orang. Dia ingin menjadi biksu, karena berlatih, tinggal di wihara, semua tampak begitu indah dan damai. Ia senang dengan sikap para biksu, pergi dan datang dengan penuh kelembutan, menyentuh segala sesuatu dengan penuh hormat. Ia begitu senang terhadap dharma walaupun ia masih sangat kecil. Dia bertanya-tanya apakah bisa menjadi seorang biksu, tentu saja mereka jawab tidak, tidak untuk perempuan. Ajaran Buddha baru saja masuk ke Vietnam dan hanya ada wihara untuk biksu, mungkin ada wihara untuk biksuni namun sangat langka. Pada waktu itu belum ada pesawat terbang, tidak ada bus, jadi Kinh tidak terpikir untuk pergi ke tempat lain. Dia tidak bahagia karena tidak bisa menjadi biksu hanya karena dia seorang perempuan. Tampaknya dia frustasi, dia percaya bahwa perempuan juga bisa berlatih seperti seorang biksu, hidup bahagia dalam dharma seperti mereka. Lanjut Baca »

PLN memang sudah keterlaluan, hanya gara-gara melakukan pengujian jaringan guna memasok listrik ke Gedung Dinas Terpadu berlantai sembilan (kantor Gubernuran) tega memadamkan listrik selama 7-8  jam dan dua hari berturut-turut (sabtu dan minggu) pada tanggal 10 dan 11 Januari 2009. Bisa dibayangkan masyarakat dan industri kecil yang mengandalkan listrik (jaman gini-an yg mana sih yg ga mengandalkan listrik??) kelabakan dan rugi banyak karena usahanya berhenti dua hari itu. 

Hanya untuk satu gedung tinggi itu listrik harus padam 2 hari, bisa dibayangkan kalau kelak bermunculan beberapa gedung yang sama di kota Pekanbaru. Terbayang sudah masyarakat akan hidup tanpa listrik berhari2 menunggu sampai pengujian jaringan selesai. Lagi-lagi masyarakat yang dikorbankan, padahal pendirian gedung tersebut juga menggunakan uang rakyat.

Coba baca ini ” Kesabaran masyarakat sepanjang Jalan Hangtuah dan beberapa kawasan lainnya memang benar-benar diuji pihak PLN. Pasalnya sejak pukul 07.30 Wib tadi listrik padam, hingga pukul 15.00 Wib belum juga menyala. Ini artinya sudah lebih 7 jam listrik padam.” 

Karena durasi pemadaman yang keterlaluan, bahan makanan mentah terutama ikan dan daging yg tersimpan di kulkas mulai berbau busuk dan ada beberapa yg terpaksa dibuang krn ragu utk dikonsumsi.

Saya tidak habis mengerti, mengapa utk pengujian jaringan di kantor gubernuran saja harus mematikan listrik di beberapa jalan utama pusat kota. Sepertinya hampir separuh kota Pekan baru mengalami pemadaman dgn durasi terpanjang tersebut. Bahkan sinyal telepon selular pun mengalami gangguan dibeberapa lokasi karena suplai daya yang tidak cukup di BTS nya.  Padahal kalau kita terlambat membayar setengah bulan saja langsung di putus. Pelanggan dipaksa disiplin membayar tagihan, sementara pelayanan PLN nya amburadul bin kacau balau plus brekele. Seandainya ada penyedia jasa listrik lain selain PLN, saya yakin PLN akan ditinggalkan jauh2 oleh pelanggannya dgn kinerja-nya yang seperti sekarang ini. Masyarakat hanya terpaksa karena sudah tidak punya opsi lain.

Ah.., PLN memang sudah keterlaluan sekali. 

Sampeyan punya ide utk membuat PLN kapok supaya tak berulah lagi??

*ngedumel*  👿

Awas!! Kecanduan Dunia Maya

”Selamat siang, Bu. Saya tinggal di B, sudah berkeluarga selama delapan tahun dengan anak satu orang. Saya sedang bingung dengan kelakuan suami (36).

”Dari dulu saya tidak pernah menyetujui dia memasang internet di rumah karena takut dia akan kecanduan internet. Benar saja Bu, setiap ada kesempatan di rumah, dia pasti langsung on di internet. Dia juga jadi anggota Friendster, Persport, facebook, Date in Asia, dan lainnya yang saya tidak paham.

Di profilnya dia tidak pernah menyebut sudah menikah. Kalau tidak dikosongkan, statusnya diisi domestic partner. Kan, lucu ya, Bu?

Yang lebih menyebalkan, dalam profilnya disebut mencari teman perempuan untuk ”beraktivitas”, mencari teman kencan!!! Gila, kan, Bu. Lanjut Baca »

Dua hari yg lalu di tengah2 sakit kepala yg berdenyut sambil menonton televisi. Saya membaca berita di baris bawah ada tulisan “SBY isyaratkan bensin akan turun lagi”. Lanjut Baca »

Kemajuan di bidang teknologi kesehatan telah banyak melahirkan prinsip-prinsip pengobatan baru. Salah satunya adalah yang dikenal dengan sebutan Naturopati, yang termasuk ke dalam bidang kesehatan tradisional yang kini banyak menarik perhatian karena berprinsip dasar pada penggunaan bahan-bahan alami.

Kini, salah satu kemajuan terbaru yang dicapai dalam segi pengobatan ini adalah diet berdasarkan golongan darah, yang sebenarnya sudah ditemukan beberapa puluh tahun lalu namun baru mulai marak beberapa waktu belakangan. Kembali pada sebuah pendapat ‘You Are What You Eat’ yang kini mulai banyak dilirik orang sekaligus menjadi penjelasan terhadap beberapa teori modern yang menemukan bahwa manusia sebenarnya bisa berumur 500 tahun namun apa yang terjadi sekarang adalah akibat interaksinya dengan alam, salah satunya dengan makanan sebagai faktor yang paling berpengaruh. Lanjut Baca »

MLM dan Bebas Finansial

Seperti yang kita tahu, banyak pro dan kontra tentang MLM. Baik itu Tianshi, Amway, Sophiemartin, CNI, Tupperware, Viamore dan lain sebagainya. Saya tergelitik ikut membuat postingan tentang ini dalam rangka menetralisir pendapat yang pro dan kontra. 

Anda ingin sukses dan bebas finansial??  Bisa anda capai dengan ikut MLM ataupun berwiraswasta. Namun dengan syarat, harus punya mental baja dan siap jungkir balik dulu sebelum berada di puncak sukses.  Itu syarat mutlak, dan hanya sedikit yang sanggup memenuhi syarat itu. Selebihnya yang mayoritas hanya punya mimpi kaya tanpa bekerja terlalu keras, tipikal orang malas yang manja. Saya bukan menghina, tapi hanya membuka kesadaran setiap diri kita masing2. 

Siapa bilang MLM tidak bisa sukses?? 

Saya punya dua orang tante yang menekuni MLM dan dua2nya sukses bahkan menyekolahkan anaknya ke luar negeri murni dengan pendapatan dari MLM. Salah seorang tante saya adalah janda beranak tiga. Sekarang beliau lebih sering mendapat trip keluar negeri jatah dari MLM yg diikutinya, mendapat laptop gratisan dan sebagainya. Yang seorang lagi punya beberapa rumah di kota2 berbeda.  Tapi taukah anda, betapa jungkir baliknya mereka saat memulai dari nol?? Pusing tujuh keliling memikirkan strategi marketing mereka sambil terancam biaya hidup/sekolah ketiga anaknya?? Pernahkah anda tau stress mereka sampai menangis sendirian di kamar sepi memikirkan kondisinya sebelum sukses dulu?? Ataupun saat menangis sambil curhat di depan saya waktu ditinggal suaminya yg pindah ke wanita lain?? 

Siapa bilang Wiraswasta tidak bisa sukses dgn modal kecil??

Saya punya seorang paman yang memulai usahanya dari nol sebagai salesman, dan kemudian dengan modal kecil beralih menjadi wiraswasta. Dan sekarang punya beberapa rumah di Jakarta dan Medan, bahkan di Australia. Tapi taukah anda saat mereka suami istri memulai usahanya dulu??  Mereka tidur hanya 4 jam sehari. Paginya harus memasarkan produk mereka dan memprospek sales2 baru dan malamnya harus menyusun pembukuan. Dan pagi2 sekali harus menyiapkan produk. Jungkir balik se parah-parahnya. Tapi mereka tetap gigih dan berpikir positif, mereka tidak punya pendidikan tinggi dan hanya itu kemampuan mereka. Jadi mereka fokus ke sana dan ternyata sukses besar berhasil diraih hanya dalam 4 tahun sudah punya dua rumah di kawasan elit Medan. 

Siapa bilang pekerja kantoran tidak bisa sukses??

Saya punya seorang sepupu dari pihak istri, dulu waktu melamar hanya dapat posisi karyawan biasa. Karena keuletan dan keahliannya di bidang hukum dia diangkat menjadi manajer personalia. Dan karena kepiawaiannya dalam menjadi jembatan antara pemerintah dan perusahaannya maka sekarang dia sudah menduduki peringkat satu di salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia. Mayoritas wewenang pemilik perusahaan dipercayakan ke tangannya. Bahkan sekarang sudah punya perusahaan sendiri yang dikelola oleh adiknya. Tapi taukah anda berapa banyak hinaan yang pernah dia terima dulu?? Betapa sulitnya dia membiayai keluarganya dan adik2nya sekolah dulu sampai jungkir balik?? 

Jadi intinya, semua jenis usaha bisa sukses. Hanya saja tak semua orang punya mental baja dan kemauan keras untuk bertahan dalam topan badai kehidupan. Maunya sih ongkang2 kaki trus jadi konglomerat. Setiap orang punya bakat dan ketrampilan berbeda, ini yang perlu kita temukan di awal2 langkah menuju sukses. Bila bakat dan ketrampilan sudah sesuai maka tinggal mengikuti alurnya dan banting tulang maka kesuksesan pasti berhasil diraih. 

Ada yang punya bakat salesman, ya ga mungkin sukses jadi IT. Ada yang punya bakat bikin kue dan roti2 ya ga mungkin sukses buka bengkel. Ada yang punya bakat merintis karir kantoran ya ga mungkin sukses di wiraswasta. Semuanya adalah trial dan error utk menemukan bakat terpendam kita,  Memang benar orang sukses ada di Quadran B, tapi yg masuk Quadran B itu pasti sudah pernah jungkir balik dengan segala trial and error.  Hanya saja….

 

Beranikah korbankan zona aman anda demi mencapai impian?? 

No Risk No Gain  my friend…   😀